PENGUNDURAN PENGUMPULAN PROPOSAL PHK-APM SAMPAI 31 MEI 2010

Berdasarkan surat Dirjen Dikti Nomor 0995/D2.3/2010 tanggal 26 April 2010 tentang Proposal PHK-APM Tahun 2010, Bersama ini di informasikan bahwa Pengumpulan Proposal Program Hibah Kompetisi Asosiasi Profesi Mahasiswa (PHK-APM) yang semula dijadwalkan hingga tanggal 30 April 2010 yang lalu diundur hingga tanggal 31 Mei 2010. Bagi Asosiasi Profesi Mahasiswa di lingkungan Unnes yang telah atau berencana mengajukan proposalnya diharapkan dapat mengirimkan proposalnya sebelum tanggal tersebut diatas.

Bagi Asosiasi Profesi Mahasiswa yang ingin mengirimkan proposalnya, diharap dapat menyiapkan proposal PHK-APM dengan perencanaan atau penjadwalan kegiatan himpunan/ikatan/asosiasi mulai pelaksanaan kegiatan paling cepat akhir bulan Juli 2010. Kirimkan proposal anda ke alamat :

Direktorat Akademik
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Gedung D, Lantai 7
Jln. Jenderal Soedirman, Pintu I Senayan
Jakarta

PELATIHAN GRATIS! I-STEP 2010 INTENSIVE-STUDENT TECHNOPRENEURSHIP PROGRAM 2010


Bergabunglah dengan calon-calon teknopreneur Indonesia yang siap melahirkan solusi-solusi teknologi dalam penyelesaian masalah nyata di masyarakat dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh RAMP Indonesia pada:
26 Juli – 7 Agustus 2010
di Bogor



Pelatihan ini terbuka untuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki minat dalam pengembangan invensi dan inovasi dan/atau technopreneurship serta memiliki ide atau solusi teknologi untuk menyelesaikan permasalahan dalam bidang air, energi, kesehatan, pertanian dan keanekaragaman hayati.



Jadwal Seleksi Proposal & Pelatihan i-STEP:

1. Batas akhir pengiriman proposal : 18 Juni 2010
2. Pengumuman peserta : 5 - 7 Juli 2010
3. Pelaksanaan pelatihan : 26 Juli – 7 Agustus 2010


Dapatkan segera formulir dan panduan penyusunan proposal di:

1. Panitia One-STEP
2. Rektorat perguruan tinggi anda, atau
3. Download di website RAMP Indonesia



Klik link di bawah ini untuk mengunduh

Panduan Proposal i-STEP 2010

Formulir Proposal i-STEP 2010

Lembar Kesediaan i-STEP 2010



Gratis:

1. Biaya training dengan fasilitator para pakar dan praktisi terkemuka
2. Akomodasi selama training
3. Trasportasi selama training
4. Fasilitas pendanaan bagi peserta terpilih.


Kirimkan proposal anda ke:
Recognition and Mentoring Program – Institut Pertanian Bogor (RAMP-IPB)
Jl. Raya Pajajaran No. 1, Kampus IPB Baranangsiang, Pintu 3,
Bogor 16144, Jawa Barat
Tlp/fax : 0251-8317386
E-mail: lramp@ipb.ac.id lramp@ipb.ac.id Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya || rampipb@yahoo.com rampipb@yahoo.com Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Website: www.ramp-indonesia.org

ESSAY COMPETITION ON ISLAMIC FINANCE 2010

For the past few decades, the Islamic banking and inance industry has grown signiicantly in the global market. In the believe that R & D in Islamic Finance are vital to be further developed, KLIFF 2010 proudly organise this essay competition to encourage in-depth research competitively.
We encourage everyone to participate in this essay competition by writing to us a well-grounded essay on Islamic banking and inance topics. The winning essays receive awards totaling to USD5,000.00. We will begin accepting essays starting from 15 March 2010.

more information click here

TAWARAN PENELITIAN ZAKAT

LATAR BELAKANG

Dunia perzakatan Indonesia secara geliat perkembangan kelembagaan telah mengalami perkembangan dengan menjamurnya lembga-lembaga organisasi pengelola zakat di Indonesia. Program-program yang dikembangkan oleh organisasi pengelola zakat pun semakin bervariasi dan menunjukan kekhasan antar lembaga pengelola zakat. Cita-cita yang diusung oleh para lembaga pengelola zakat adalah bagaimana mentrasformasikan mustahik menjadi muzakki , zakat dilihat sebagai tools atau alat untuk pengentasan kemiskinan.

Pengelolaan zakat adalah sebuah system yang total yang mengalir dengan mekanisme pengelolaan dana (penghimpunan) serta melakukan tata kelola kelembagaan (proses profesionalitas amil dan lembaga) serta program-program implementasi zakat (pendayagunaan). Merujuk pada hal tersebut maka Zakat sebagai sebuah "lahan" penelitian serta kajian memebrikan ruang yang luas untuk di telaah lebih dalam ketika secara isu zakat masih dalam wilayah yang belum banyak mendapatkan perhatian masyarakat luas.

Wahana yang coba mengeser isu zakat adalah dengan melakukan kontestasi wacana pada tingkat dan level yang lebih luas, hal ini dilakukan untuk menarik zakat sebagai sebuah tools atau alat dalam pengentasan kemiskinan. Kongkritisasi dari hal tersebut ialah melakukan aktivitas penelitian dengan berbagai macam perspektif, sehingga dapat menumbuhkenali persoalan zakat yang akan meluas dan menjadi agenda membangun wacana serta analisis data yang holistik.

Berdasarkan pada hal tersebut, Indonesia Magnificence of Zakat (IMZ), sebuah institusi penelitian, advokasi, pengembangan kapasitas, dan pusat informasi pengelolaan zakat nasional, mencoba memberikan ruang aktualisasi dan kontestasi untuk membangun pondasi pemikiran, teori serta data lapangan melalui kegiatan penelitian yang memberikan ruang bagi setiap individu untuk mengarusutamakan isu zakat dalam berbagai dimensi.



OBJEKTIF PROGRAM

Memperkaya kajian ilmiah tentang zakat sehingga menambah wacana dan publikasi.

Menjadikan zakat sebagai bagian dari diskursus ilmiah di lingkungan akademisi.

Menjadi wahana dan sarana kontestasi pemikiran tentang zakat secara ilmiah.



NAMA PROGRAM

"Call for Zakat Research 2010"

IMZ memanggil mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir yang ingin melakukan studi dan kajian mendalam tentang Zakat dengan segalam macam dimensi dan aspek yang berada didalamnya. Dengan Ini IMZ memberikan GRANT PENELEITIAN bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian tentang ZAKAT.



KANDIDAT PROGRAM

Mahasiswa program sarjana dan pasca sarjana tingkat akhir yang sedang melakukan riset akhir dengan beragam latar belakang kompetensi dan disiplin keilmuan.



KATEGORI TEMA

Secara khusus tiga kategori tema penelitian tersebut, yakni:

1. Strategi Penghimpunan Zakat yang Progresif

Contoh tema: Model Pemasaran dan Publikasi Organisasi Pengelola Zakat dalam Rangka Optimalisasi Penghimpunan Zakat; Model Pemanfaatan Media Massa dan Elektronik dalam Membangun Kognisi Publik dalam Penghimpunan Zakat; ...

2. Profesionalisme Keuangan dan Manajemen Organisasi Zakat

Contoh tema: Manajemen Organisasi Pengelola Zakat yang Profesional dan Modern; Sistem Pengelolaan Keuangan Organisasi Pengelola Zakat yang Transparan dan Akuntabel; Penerapan Teknologi Informasi dalam Peningkatan Kapasitas Organisasi Pengelola Zakat; ...

3. Efektifitas Program Pendayagunaan Zakat dalam Pengentasan Kemiskinan

Contoh tema: Program Pemberdayaan Masyarakat Miskin yang Tepat Sasaran pada Organisasi Pengelola Zakat; Kaji Dampak Pendayagunaan Zakat pada Organisasi Pengelola Zakat dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Bidang Ekonomi, Kesehatan, atau Pendidikan; atau Model Indikator Performa Program sebagai Evaluasi Kinerja Pemberdayaan Masyarakat Miskin pada Organisasi Pengelola Zakat.



(untuk tema penelitian lain yang terkait dengan pengelolaan zakat, dapat diajukan)

PERSYARATAN PESERTA

Fotokopi KTP dan KTM

Proposal Penelitian

Transkrip IPK

Surat Keterangan Akademik Aktif

Lembar Persetujuan Dosen Pembimbing Penelitian

Rincian anggaran kebutuhan dana penelitian (maksimal 7 juta rupiah, disediakan bagi 3 proposal penelitian yang dinilai terbaik dan layak)

Tabel jadwal (time table) penelitian (maksimal 6 bulan)

BATAS PENGUMPULAN

Batas waktu pengumpulan proposal penelitian dan berkas kelengkapan persyaratan tanggal (Rabu) 12 Mei 2010, pukul 11.00 WIB.

Proposal dan berkas kelengkapan dapat dikirim melalui e-mail ke: zakahresearch.imz@gmail.com (cc ke: hanumisme@yahoo.com) atau dikirim langsung (bukan via pos) ke IMZ Building, Ciputat Indah Permai, Blok A-12, Jl. Ir. H. Juanda no.50, Ciputat.



Informasi Lebih Lanjut, hubungi:

Hudzaifah Hanum

Telp: 0857 1660 5005

IMZ Office

Telp: 021 741 8607 | Faks: 021 741 8867 | www.imz.or.id

Ternyata Teh Celup Berbahaya

Apakah benar teh celup membahayakan kesehatan? Mengapa demikian? Ternyata penyebabnya lebih pada kemasannya, kantong kertas kecil berserat renggang yang ternyata mengandung chlorine, yang antara lain bisa menyebabkan kemandulan, keterbelakangan mental dan kanker! Untuk dapat lebih memahaminya, kita akan membahas perihal teh celup ini secara garis besar saja.

Di pasaran, ada 3 jenis teh yang biasa dijual; teh celup, teh daun atau teh serbuk seduh, dan teh bubuk instan. Masing-masing jenis teh bisa dipilih sesuai kebutuhan. Sebelum mengkonsumsinya, pastikan Tanggal Kedaluarsanya ! Teh Celup Bubuk teh yang dibungkus sejenis kertas berpori-pori halus yang tahan panas. Bagi Anda penggemar teh, pasti tahu teh celup.

Sangat modern dan praktis. Pastinya Anda sering minum teh karena paham akan manfaat teh bagi tubuh. Misalnya saja, teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Saat hendak minum teh, apakah Anda terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama? Jika ya, hati-hati. Mungkin Anda senang mencelupkan teh lama-lama karena berpikir semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas, makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh karena teh semakin pekat.

Asal mula teh celup

Anda minum teh? Teh celup atau teh tubruk? Sudah barang tentu dengan alasan kepraktisan, banyak orang yang lebih memilih teh celup.

Secara tidak sengaja teh celup ditemukan oleh Thomas Sullivan, seorang pedagang teh dan kopi dari New York, dia mengirim sample teh dalam kantong sutra kecil kepada para pelanggannya. Dia menggunakan kantong sutra karena alasan ekonomis, kalau menggunakan kaleng, selain biaya pembuatannya lebih mahal, teh yang dikemas juga harus lebih banyak.

Pada awalnya para pelanggan Thomas bingung dengan kemasan baru ini. Mereka menganggap kemasan ini sama saja dengan teh yang dimasukkan dalam saringan metal, mereka langsung melemparkan begitu saja kemasan tersebut ke dalam air panas. Baru kemudian mereka menyadari bahwa ternyata kemasan tersebut cukup praktis untuk menyeduh teh secara langsung. Mereka menganggap ini lebih praktis karena tidak perlu membersihkan saringan teh atau teko. Selesai diseduh, kemasan berikut tehnya bisa langsung dibuang. Lama-kelamaan permintaan sample teh dalam kemasan makin banyak, dan pada akhirnya Thomas Sullivan menyadari bahwa ini bisa menjadi dagangan yang menguntungkan. Teh celupnya mulai dipasarkan secara komersial pada tahun 1904, dan dengan cepat popularitasnya menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Akan tetapi, disadari pula, kemasan tersebut membawa problem sendiri: Kualitas aroma dan rasa. Daun teh, membutuhkan ruangan untuk mengembang, sehingga bisa mengeluarkan aroma dan rasa yang optimal. Solusinya adalah membuat kemasan lebih besar, dan daun teh yang digunakan ukurannya yang paling kecil. Ukuran ini dikenal dengan nama Fanning dan Dust yang merupakan tingkat terendah dari kualifikasi kualitas teh. Ukuran yang kecil menyebabkan zat tannin lebih cepat keluar, sehingga menimbulkan rasa pahit.

Bagaimanapun, aroma dan rasa terbaik akan keluar dari hasil seduhan loose tea atau teh tubruk. Jadi kalau anda memang ingin meningkatkan apresiasi anda terhadap teh, mulailah beralih ke loose tea. Dari segi kepraktisan, memang lebih repot. Tetapi ritual penyeduhan teh merupakan bagian dari seni teh itu sendiri. Dan jangan lupa untuk tidak membiarkan ampas teh tetap di dalam teko atau cangkir Anda.

Namun seiring perkembangan zaman, kantong teh kemudian berganti, dari sutera ke kertas, inilah yang kemudian menimbulkan masalah.

Teh celup masa sekarang

Teh celup terdiri dari ramuan teh, yang kemudian untuk menambah keharumannya, di Indonesia biasanya dicampur melati, yang kesemuanya dikemas dalam kantong kecil.

Tehnya sendiri tidak berbahaya, yang berbahaya adalah kantong kertas kemasannya. Kantong teh terbuat dari kertas kecil berserat renggang, –seperti sudah disebutkan di depan, pada masa awalnya kantongnya terbuat dari sutera atau nylon– yang diisi dengan daun teh, agar dapat menyeduh teh dengan hemat dan praktis. Daun tehnya tetap berada dalam kantong ketika teh diseduh dengan air panas, membuatnya sangat mudah mengeluarkan dan membuang daun teh yang sudah diseduh itu, menyeduh teh menjadi semakin mudah karena kantung itu diikatkan pada selembar benang dengan label kertas di ujung yang lain. Jadi benang ini juga berfungsi sebagai alat untuk mencelupkan daun teh dan mengangkatnya.

Bahaya Chlorine

Pada umumnya kertas dibuat dari pulp (bubur kertas), yang terbuat dari bahan kayu, bubur ini berwarna coklat tua, untuk membuat serat pulp itu berwarna putih, digunakan sejenis bahan kimia pemutih yang terbuat dari senyawa chlorine yang sangat pekat. Sayang dalam prosesnya, chlorine ini tetap tertinggal dalam produk kertas karena tidak dilakukan penetralan karena biayanya sangat tinggi. Kertas semacam inilah yang kemudian digunakan sebagai kantong teh celup.

Hindari mencelupkan kantong teh terlalu lama, karena Anda tentu berpikir bahwa semakin lama Anda merendam teh celup itu dalam air panas, semakin banyak sari teh yang tertinggal dalam cangkir Anda. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Akan semakin banyak kandungan chlorine di kantong teh celup yang larut dalam teh Anda, apa lagi kalau Anda merendamnya lebih dari 3 menit.

Dalam industri kertas, chlorine memang biasa digunakan sebagai bahan insektisida, disinfektan, pengawet, pembersih dan pemutih kertas, yang kemudian digunakan untuk membuat tissue, popok, kain dan sebagainya; juga sumpit kayu sekali pakai, oleh sebab itu di China, sumpit jenis ini dilarang digunakan. Kenapa? Berdasarkan penelitian, diduga ada kaitan antara konsumsi chlorine dalam tubuh dengan kemandulan pria, lahir cacat, keterbelakangan mental serta kanker.

I. Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup

Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari 3 – 5 menit. Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, sehingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena bersifat disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.

Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau, kembali ke cara yang sedikit repot: Gunakan teh bubuk. Minumlah teh, bukan klorin…

II. (Penelitian)

Kebanyakan orang Indonesia (terutama Jawa) kalo minum teh malah sebenarnya minum gula, karena banyakan gulanya daripada tehnya. Lebih tepatnya, minum gula campur teh, campur susu, atau kopi .. sekarang ketambahan minum gula campur teh & chlorine lagi. Tapi saya percaya, yg terakhir ini masih lebih banyak sari teh-nya daripada chlorine-nya.

Berarti ada chlorine-nya ya di kertas teh celup …

Untuk memuaskan keingintahuan, saya coba lakukan test hari ini, di lab saya. Hasilnya : Untuk sample 100 ml (seukuran segelas cangkir teh), dengan air aqua diambil dari dispenser dengan panas (70 – 80oC), kemudian teh celup merk “X” diambil tehnya, kertas pembungkus dicelupkan ke sample selama 10 menit, untuk beberapa sample didapat hasil berkisar 0.04 – 1.10 mg/L. Air Aqua asalnya sendiri chlorine content-nya tidak terdeteksi.

Chlorine tergolong powerful oxidizing agent, bersifat toxic dan corrosive.

Biasa digunakan dalam proses bleaching (contoh di pabrik kertas), manufacturing syntetic rubber & plastic, serta desinfektan untuk pemurnian air.

Di Permenkes (no …), utk persyaratan kualitas air minum, setahu saya, tidak disebutkan nilai batas keberadaan chlorine (apa berarti tidak diperbolehkan?). Tapi untuk Kualitas Air Kolam Renang, Permenkes masih diperbolehkan dengan batasan antara 0.2 – 0.5 mg/L (tolong dikoreksi kalo saya keliru). Demikian juga WHO, setahu saya batasannya max. 0.5 mg/L.

Kadar klorin di dalam kemasan teh yang cuma 200 ml, bisa jadi lebih tinggi dibandingkan dengan klorin dipengolahan PDAM yang sekian ribu kubik karena konsentras nya merupakan fungsi dari volume mG/Liter. Jadi jangan dilihat volume total, tapi dalam tiap liternya.”

III. Tanggapan LSM

Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan karena hal di atas, di samping juga masalah kehutanan. Kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa chlorine yang kekuatan sangat keras sekali!

Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau Anda mau uji benar apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio East, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco!

Berarti masih mengandung chlorine tinggi. Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses neutralization dgn biaya cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan. Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapat label Depkes-nya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tersebut saat kena UV. Kertas rokok sama saja, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati-hati.

Jadi apa jalan keluarnya?

Yang pertama, jangan terlalu lama merendam teh celup dalam air panas, jangan lebih dari 3 menit.

Yang kedua, hindari penggunaan teh celup, sebagai gantinya, kembali seperti dulu, dengan menggunakan teh tubruk, atau teh teko, kalau mau lebih nikmat lagi, lakukan ritual minum teh seperti di China, Korea atau Jepang, ini bisa menenangkan dan meningkatkan rasa hormat kepada orang lain, karena pada intinya, ritual minum teh adalah penghormatan kepada orang yang dilayani, sekaligus memberikan kehormatan kepada orang yang diberi kesempatan melayani, dengan menuangkan teh ke mangkuk rekan di hadapannya.

Lindungi keluarga Anda dari gangguan kesehatan di masa depan. Hindari teh celup atau produk lain yang mengandung chlorine.

Sumber: http://kautsarku.wordpress.com/2009/03/24/ternyata-teh-celup-berbahaya/#more-752


tips belajar efektif


Ada baiknya Anda membuat persiapan yang baik buat satu semester ke depan. Tak ubahnya para peserta diri yang dituntut mempersiapkan segala keperluan, seperti buku pelajaran, buku tulis atau baju seragam. Selain itu, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan.

Pertama, tentukan target Anda di semester ini apa. Kemudian buat jadwal harian yang isinya langkah-langkah menuju target tersebut. Supaya target belajar goal-nya lebih cepat, berikut ada beberapa tips bagaimana cara belajar yang efektif, yang telah teruji oleh beberapa negera maju. Tips ini bias Anda jalankan sendiri, atau ditularkan kepada peserta didik Anda.
1. Seorang teman dari Amerika memberi saran belajar yang dia dapat dari ayahnya. Hari pertama sekolah, ulang kembali pelajaran yang telah didapat. Setelah itu baca singkat dua halaman materi berikutnya buat cari kerangkanya saja. Begitu pelajaran tersebut diterangkan guru esoknya, Anda sudah punya gambaran atau dasarnya, tinggal menambahkan saja apa yang belum Anda tahu. Jadi begitu pulang sekolah, tinggal mengulang saja untuk mencari kesimpulan atau ringkasan.
2. Usahakan selalu konsentrasi penuh waktu mendengarkan pelajaran yang disampaikan guru atau totor. Materi yang Anda dengar bakal mudah dipanggil lagi begitu Anda menghapal ulang pelajaran tersebut.
3. Beberapa teman juga merekomendasikan untuk mengetik ulang catatan pelajaran ke dalam komputer. Logikanya, dengan mengetik ulang catatan berarti sama saja dengan membaca ulang pelajaran yang baru saja didapat dari sekolah. Materi yang diulang tadi bisa tersimpan di memori otak buat jangka waktu yang lama. Lebih bagus lagi kalo membacanya kembali atau mempelajari catatan tersebut setelah diketik.
4. Cara lain adalah dengan membaca ulang catatan pelajaran kemudian buat kesimpulan dengan kalimat sendiri. Supaya dapat terpatri lama di memori, tulis kesimpulan tadi di secarik kertas kecil seukuran kartu nama. Kartu-kartu tersebut efektif untuk mengulang dan membaca singkat kala senggang.
5. Teman lainnya menyarankan untuk selalu menggunakan buku catatan yang berbeda pada setiap mata pelajaran. Cara ini dinilai lebih teratur sehingga pada waktu ingin mengulang suatu pelajaran kita tidak perlu lagi harus membuka semua buku.
6. Mengulang pelajaran tidak selamanya harus dengan membaca atau menulis. Mengajari teman lain tentang materi yang baru diulang bisa membuatmu selalu ingat akan materi tersebut. Bagusnya lagi, Anda menjadi lebih paham akan materi tersebut.
7. Belajar mendadak menjelang tes memang tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Caranya: selalu buat ringkasan atau kesimpulan pada setiap pelajaran, kalau perlu pakai tabel atau gambar ilustrasi supaya mudah diingat.
8. Ada beberapa teman di Australia yang menyukai waktu belajar pada siang hari. Maklum, badan masih segar setelah tidur cukup di malam hari, jadi semangat masih tinggi. Kondisi yang bagus tersebut tidak mereka sia-siakan begitu saja. Pagi mereka konsentrasi penuh pada pelajaran di kelas dan siangnya konsentrasi untuk mengulang kembali. Malam hari hanya mereka gunakan untuk mengerjakan aktivitas ringan atau pekerjaan rumah. Jadi tidak pernah ada kata begadang.
9. Kalau badan capek, bakal susah buat konsentrasinya. Beberapa teman menyarankan untuk libur dulu dari acara olah raga atau kegiatan fisik lainnya sehari menjelang ulangan umum.
10. Belajar sambil mendengarkan musik memang asyik. Pilih music yang tenang tapi menggugah. Musik klasik macam Beethoven ato Mozart bisa dicoba. Musik tipe ini cocok banget buat menemani kamu selama mengerjakan tugas yang jawabannya sudah pasti, seperti matematika, ilmu alam atau bahasa asing. Dijamin stamina belajar Anda akan selalu berisi dan penuh semangat.
Memang bingung ya kalau semua orang saling memberi tahu apa yang harus dikerjakan. Paling penting adalah utamakan prioritas Anda. Karena biasanya kita menilai diri sendiri dari apa yang dirasakan, sedang orang lain hanya melihat dari apa yang telah kita hasilkan. Sementara apa yang bisa kita hasilkan hanya kita sendiri yang tahu. Jadi, buat target yang kamu percaya mampu meraihnya bukan apa yang dipikirkan orang lain. Begitu juga dengan cara belajar efektif, pilih cara baik mana yang paling pas dengan kondisi Anda. Selamat mencoba!


Study Trip Bidang Lingkungan untuk Mahasiswa 2010


Jadilah duta muda lingkungan dan dapatkan kesempatan untuk studi lapangan ke Jerman!

PT Bayer Indonesia mengundang kaum muda peduli lingkungan yang memiliki komitmen terhadap perlindungan lingkungan hidup serta kepemimpinan dan dedikasi tinggi terhadap pelestarian lingkungan, baik di kampus maupun komunitas untuk menjadi Bayer Young Environmental Envoy.

Empat duta muda lingkungan yang terpilih akan memperoleh kesempatan mengikuti studi lapangan ke Jerman dan bertemu dengan utusan dari 18 negara lain untuk mempelajari spektrum baru pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan kalangan industri di Jerman.

Persyaratan:

· Mengisi formulir pendaftaran (dapat diunduh di situs Bayer)

· Mahasiswa Indonesia yang terdaftar di Perguruan Tinggi atau Sekolah Tinggi di Indonesia

· Usia 18-24 tahun (sampai dengan 1 September 2010)

· Aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan

· Cakap berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara lisan maupun tulisan

· Bersedia melakukan perjalanan ke luar negeri

Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi situs kami di : www.bayeryoungenvoy.com atau hubungi Corporate Communications PT Bayer Indonesia, telp. (021) 570 3661 ext. 1367

Aplikasi pendaftaran harus diterima paling lambat tanggal 19 Mei 2010 (Cap Pos)


Polutan, Kenali Lebih Dekat, dan Waspadai


Memang tidak akan ada habisnya jika kita membahas tentang polusi. Apalagi di jaman seperti sekarang. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang jenis polutan seperti SO2, CO, NO2, NH3, dan HCl. Polutan ini berasal dari asap kendaraan bermotor.

Berbagai gas yang dikeluarkan baik yang terasa maupun tidak, akan tetap berpotensi merusak saluran pernapasan. Ya begitulah, polusi udara memang tidak pernah memberikan dampak yang baik pada kesehatan.

Dari jenis gas yang telah disebutkan di atas, NH3 dan HCl merupakan jenis gas yang bisa dianggap dampaknya paling ringan. Karena masuknya gas-gas tersebut dapat diprediksi sehingga kita bisa membatasi pajanannya. Yaitu ditandai dengan rasa perih pada mata. Di samping itu, tenggorok juga akan terasa kering. Ciri khas orang yang menghirupnya menjadi terbatuk-batuk. Walaupun dianggap kurang berbahaya, namun NH3 dan HCl tetap perlu diwaspadai. Karena amoniak dan asam klorida tetap dapat memberikan efek buruk. Seperti NH3 yang tergolong gas iritan yang mengiritasi saluran napas atas, jika pemajanan tidak lama dan berat maka paru bisa diselamatkan.

Nah bagaimana dengan SO2, CO dan NO2?

NO2 merupakan gas yang berwarna coklat kemerahan dengan bau menyengat. Efek kesehatan secara kronik akan terlihat bercak opak sementara pada foto dada dan pada gigi berwarna coklat. Sedangkan CO seringkali dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari senyawaan karbon. Sifat gas CO ini sendiri tidak berwarna dan tidak berbau. Karbon monoksida (CO) apabila terhisap ke dalam paru-paru akan ikut peredaran darah dan akan menghalangi masuknya oksigen yang akan dibutuhkan oleh tubuh. Apabila gas CO ini dihisap manusia selama 8 jam akan menimbulkan rasa pusing dan mual. Pengaruh CO terhadap tubuh manusia ternyata tidak sama dengan manusia yang satu dengan yang lainnya.

Sementara itu, SO2 sama seperti NH3 yaitu gas iritan saluran napas atas. Akan tetapi gas ini dapat meracuni darah, dimana sifatnya yang memiliki kerapatan 2 kali dibanding udara dan tidak berwarna dengan bau yang menyengat sebenarnya sudah dapat dideteksi dalam konsentrasi 3 ppm. Efek kesehatan dari SO2 sendiri secara akut dapat mengiritasi membran mukosa. Iritasi saluran pernapasan yang sedemikian berat sehingga orang harus segera menjauh dari gas tersebut. Kegagalan menjauh dengan segera dapat menyebabkan edema paru bahkan kematian. Tukak dan parut kornea. Sedangkan secara kronik ditandai dengan adanya penurunan sensasi kecap dan pembau, bronkhitis kronis, serta katarak.

Dari masing-masing bahaya ketiga jenis gas di atas, sebenarnya gas-gas yang berasal dari asap ini pengaruhnya saling mendukung satu sama lain. Bukan memberikan dampak masing-masing. SO2 misalnya, dapat masuk ke dalam tubuh bersama dengan CO. Selanjutnya unsur ini mendukung terikatnya CO pada Hb, sehingga O2 darah menjadi berkurang. Karenanya dapat dipastikan seseorang menjadi sesak nafas.

Disamping itu unsur yang berupa gas sebenarnya dalam polutan juga terdapat bahan berupa logam, yakni Pb. Selain karbon, Pb lah yang menyebabkan warna asap menjadi hitam. Pb yang menempel pada permukaan paru, tentu saja akan memberikan dampak yang lebih parah dari pada yang berikatan dengan darah. Selain mengganggu pernapasan, Pb juga akan merusak organ paru sehingga tak mampu bekerja optimal.

Untuk itu sangatlah perlu kita memperhatikan tubuh kita sendiri terhadap bahaya paparan polutan-polutan ini. Bagi seseorang yang berisiko terkena paparan ini tiap harinya, hendaknya mengenakan pelindung seperti masker. Disertai juga dengan makan makanan bergizi tinggi dan pola hidup yang sehat.

foto:alamendah.files.wordpress.com